Malam ini, Ingin sedikit menuliskan bait-bait kata setelah menyimak pelajaran dosen hari ini dikelas,
Tentang syair arab,
Begini bunyinya ;
وَ مَهْمَا تَكُنْ عِنْدَ امْرِيءٍ مِنْ خَلِيْقَةٍ وَلَوْ خَالَهَا تَخْفَى عَلَى النَّاسِ تُعْلَمْ
Meskipun kau menyembunyikan akhlaqmu dari manusia, pasti akan nampak akhlaq yang sebenarnya
لأنَّ لِساَنَ المَرْءِ مِفْتَاحُ قَلْبِهِ إذَا هُوِ أبْدَى مَا يَقُوْلُ مِنَ الفَمِ
Karena lisan seseorang adalah kunci hati, akan tampak ketika dia berbicara dari mulutnya
لِسَانُ الفَتَى نِصْفٌ وَ نِصْفٌ فَؤِادُهُ و لَمْ يَبْقِى إلاّ صُوْرَةُ اللَّحْمِ و الدَّمِ
Lisan adalah setengahnya dan hati setengah lainnya, dan tidak tersisa dari manusia melainkan hanya daging & darah
Menurut penjelasan dosen, manusia bisa tampak bagaimana isi hatinya bila kita melihat dari lisannya. Apa-apa yang keluar dari mulutnya adalah apa-apa yang ada dihatinya. Sepintar-pintar apapun seseorang menyembunyikan apa yang ada dihatinya, akan nampak dari LISANnya.
Nah kawan, lisan sangat penting dan berbahaya bukan? Bila kita tidak menggunakannya dengan baik niscaya dia akan menjerumuskan pemiliknya kedalam kehancuran.
Hal yang sepele memang, dan seringkali kita tidak mengindahkannya apabila EMOSI menyusup masuk ke dalam diri kita. Tapi kawan, bukankah kita akan selalu dan selalu berusaha untuk memperbaikinya?
Seperti hadis rosululloh SAW "Berkatalah yang baik atau DIAM"
Jelas bukan kawan?? Apabila emosi sedang menguasai diri kita, lebih baik kita diam. Supaya tidak terlontar dari lisan kita perkataan-perkataan yang buruk :)
Nahh,, mari kawan kita sama" berusaha untuk memperbaiki dan menjaga lisan kita.
Serta memperindah akhlaq kita agar kita termasuk dalam golongan hamba-Nya yang bertaqwa. Amiin O:)
malang, 190913


what a nice post.. :D
BalasHapustapi, menilai akhlak orang yang bisu? dia kan nggak bisa bicara
salam kenal ya :)